Survei FKM Unismuh Palu Ungkap Alasan Mahasiswa Memilih Kesmas, Instagram dan TikTok Ikut Berpengaruh

News
2 dibaca

FKM Unismuh Palu — Popularitas Program Studi Kesehatan Masyarakat, rekomendasi keluarga, serta informasi melalui media sosial menjadi sejumlah faktor yang mendorong mahasiswa memilih Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Palu.

Hal tersebut terungkap dari survei sederhana yang disampaikan Dekan FKM Universitas Muhammadiyah Palu, Dr. Ahmad Yani, dalam rapat pimpinan dan dosen, Jumat, 21 Agustus 2026.

Rapat dihadiri jajaran Dekan, Wakil Dekan I hingga Wakil Dekan III, serta dosen Program Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi fakultas dalam memperkuat strategi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Kesmas Menjadi Salah Satu Daya Tarik Utama

Berdasarkan survei yang disampaikan dalam rapat, salah satu alasan mahasiswa memilih FKM Universitas Muhammadiyah Palu adalah karena Program Studi Kesehatan Masyarakat telah dikenal oleh masyarakat.

Selain itu, rekomendasi dari keluarga juga memiliki pengaruh dalam keputusan calon mahasiswa menentukan perguruan tinggi dan program studi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa reputasi program studi dan pengalaman positif yang berkembang di lingkungan keluarga masih memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan calon mahasiswa.

Bagi fakultas, kondisi tersebut menjadi modal penting yang perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas akademik, pelayanan, dan pengalaman mahasiswa.

Instagram dan TikTok Jadi Sumber Informasi

Menariknya, media sosial juga menjadi bagian penting dari perjalanan calon mahasiswa dalam mengenal FKM Universitas Muhammadiyah Palu.

Instagram dan TikTok disebut sebagai dua platform yang turut memberikan informasi mengenai kampus dan penerimaan mahasiswa baru.

Kondisi ini menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi pendidikan tinggi.

Jika sebelumnya informasi perguruan tinggi lebih banyak diperoleh melalui media konvensional, brosur, atau komunikasi langsung, kini calon mahasiswa semakin terbiasa mencari informasi melalui konten digital.

Foto kegiatan mahasiswa, video aktivitas kampus, informasi pendaftaran, fasilitas, prestasi, hingga pengalaman mahasiswa dapat menjadi bagian yang memengaruhi persepsi calon mahasiswa terhadap sebuah perguruan tinggi.

Sivitas Akademika Diajak Terlibat dalam PMB

Melihat pola tersebut, Dr. Ahmad Yani mengajak seluruh sivitas akademika FKM Universitas Muhammadiyah Palu untuk terlibat aktif dalam penyebarluasan informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

Promosi PMB, menurutnya, tidak semestinya hanya menjadi tanggung jawab satu tim atau bagian tertentu.

Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun unsur fakultas lainnya dapat mengambil peran dalam memperkenalkan FKM kepada masyarakat.

Semangat yang ditekankan adalah agar seluruh keluarga besar FKM ikut mempromosikan kampus kapan pun dan di mana pun berada.

Langkah tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi langsung kepada masyarakat maupun pemanfaatan media sosial secara kreatif dan konsisten.

Media Sosial Jadi Ruang Strategis Perguruan Tinggi

Perkembangan Instagram dan TikTok juga membuka peluang baru bagi perguruan tinggi untuk membangun kedekatan dengan generasi muda.

Konten yang informatif, autentik, dan relevan dapat membantu calon mahasiswa memahami kehidupan akademik di kampus sebelum mengambil keputusan untuk mendaftar.

Karena itu, hasil survei sederhana tersebut menjadi sinyal penting bagi FKM Universitas Muhammadiyah Palu untuk semakin memperkuat strategi komunikasi digital.

Dengan menggabungkan reputasi Program Studi Kesehatan Masyarakat, rekomendasi positif dari masyarakat, serta kekuatan media sosial, FKM Unismuh Palu berupaya memperluas jangkauan informasi PMB kepada calon mahasiswa di berbagai daerah.