Berita

Jejak Alumni FKM: dr. Hairudin, Dari Pendidikan Kesehatan Masyarakat Menuju Kepemimpinan RSUD Sulawesi Tengah

Jejak Alumni FKM: dr. Hairudin, Dari Pendidikan Kesehatan Masyarakat Menuju Kepemimpinan RSUD Sulawesi Tengah
dr. Hairudin, S. Ked, M. K. M

Palu — Pendidikan lanjutan dalam kesehatan masyarakat dapat memperluas perspektif seorang tenaga medis, khususnya dalam aspek manajemen pelayanan, kepemimpinan, kebijakan, dan penguatan sistem kesehatan.

Perjalanan tersebut terlihat pada dr. Hairudin, S.Ked., M.K.M., yang menyelesaikan pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia, Makassar, pada 2007 dan kemudian melanjutkan studi Magister Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu hingga lulus pada 2024.

Karier profesional dr. Hairudin telah berlangsung cukup panjang di lingkungan UPT RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Ia diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil pada April 2008 dan terus mengabdi di institusi tersebut hingga saat ini.

Perjalanan pengabdian tersebut kemudian berkembang ke jenjang kepemimpinan. Pada 2026, dr. Hairudin dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur UPT RSUD Provinsi Sulawesi Tengah.

Amanah tersebut mencerminkan pengalaman yang dibangun secara bertahap melalui pelayanan, pengelolaan institusi kesehatan, serta penguatan kapasitas akademik dan profesional. Pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam memperluas kapasitasnya, tidak hanya sebagai dokter, tetapi juga sebagai pemimpin pelayanan kesehatan.

Selain aktif di lingkungan rumah sakit, dr. Hairudin juga terlibat dalam organisasi profesi. Sejak 2023, ia menjadi bagian dari kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia Kota Palu. Ia juga aktif sebagai anggota Perhimpunan Dokter Umum Indonesia Sulawesi Tengah.

Keterlibatan dalam organisasi profesi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas tenaga kesehatan tidak hanya dibangun melalui pelayanan klinis, tetapi juga melalui jejaring profesional, kolaborasi, dan kontribusi dalam penguatan profesi kedokteran.

Perjalanan dr. Hairudin menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan kesehatan masyarakat dapat memperkuat kapasitas tenaga medis dalam memahami sistem kesehatan secara lebih luas. Pengalaman klinis, manajemen pelayanan, organisasi profesi, dan pendidikan kesehatan masyarakat dapat saling melengkapi dalam membangun kepemimpinan yang lebih adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu, perjalanan alumni Magister Kesehatan Masyarakat seperti dr. Hairudin menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengambil peran strategis di sektor pelayanan kesehatan.

Melalui rubrik “Jejak Alumni FKM: Dari Kampus Menuju Pengabdian”, FKM Universitas Muhammadiyah Palu terus menghadirkan perjalanan alumninya yang berkembang dalam berbagai ruang pengabdian dan kepemimpinan.

Instagram Hubungi Kami ↑