Berita

Jejak Alumni FKM: Anwar, Dari Perawat Pelaksana Menuju Kepemimpinan Keperawatan Rumah Sakit

Jejak Alumni FKM: Anwar, Dari Perawat Pelaksana Menuju Kepemimpinan Keperawatan Rumah Sakit
Anwar, S.Kep., M.K.M.

Palu — Kepemimpinan di rumah sakit tidak dibangun secara instan. Ia tumbuh dari pengalaman pelayanan langsung, tanggung jawab manajerial, dan proses pendidikan yang memperluas perspektif seorang tenaga kesehatan.

Perjalanan tersebut tercermin pada Anwar, S.Kep., M.K.M., alumni Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu yang telah meniti karier panjang dalam pelayanan dan manajemen keperawatan di rumah sakit.

Anwar lahir di Palu pada 29 Juni 1981. Pendidikan keperawatannya dimulai di AKPER Justitia Palu dan diselesaikan pada 2002. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Sarjana Keperawatan di UIT Makassar dan menyelesaikannya pada 2012. Pengembangan kapasitas akademiknya berlanjut melalui pendidikan Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Palu yang diselesaikan pada 2026.

Perjalanan profesionalnya dimulai pada 2002 sebagai Perawat Pelaksana di RSUD Anuntaloko Parigi, posisi yang dijalaninya hingga 2012. Pengalaman selama satu dekade dalam pelayanan keperawatan menjadi fondasi penting bagi perjalanan karier berikutnya.

Pada 2013 hingga 2015, Anwar dipercaya sebagai Kepala Ruangan IGD RSUD Anuntaloko Parigi. Tanggung jawab tersebut menempatkannya pada pelayanan yang membutuhkan kecepatan pengambilan keputusan, koordinasi tim, serta kemampuan mengelola pelayanan dalam situasi kegawatdaruratan.

Kariernya kemudian berkembang pada bidang manajerial. Pada 2015 hingga 2017, ia menjabat sebagai Kepala Subbagian Kepegawaian dan Umum RSUD Anuntaloko Parigi. Setelah itu, pada 2017 hingga 2019, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Anuntaloko Parigi.

Pengalaman tersebut semakin menguat ketika pada 2019 hingga 2022 ia mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Keperawatan RSUD Anuntaloko Parigi.

Sejak 2023 hingga saat ini, Anwar melanjutkan kiprah kepemimpinannya sebagai Kepala Bidang Keperawatan RSUD Raja Tombolotutu Tinombo.

Perjalanan dari perawat pelaksana hingga memimpin bidang keperawatan menunjukkan proses pengembangan kompetensi yang dibangun secara bertahap. Pengalaman pelayanan langsung memberinya pemahaman terhadap kebutuhan pasien dan tenaga kesehatan, sedangkan tanggung jawab manajerial memperluas kapasitasnya dalam pengelolaan sumber daya, pelayanan medis, serta tata kelola keperawatan.

Pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Palu menjadi bagian dari proses tersebut. Perspektif kesehatan masyarakat dapat memperkuat pemahaman tentang pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pasien individual, tetapi juga pada mutu pelayanan, manajemen sistem kesehatan, dan kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Kisah Anwar memperlihatkan bahwa pengalaman klinis, kepemimpinan pelayanan, dan pendidikan lanjutan dapat saling melengkapi dalam membentuk kapasitas profesional tenaga kesehatan.

Bagi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu, perjalanan alumni seperti Anwar menjadi salah satu gambaran kontribusi pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat dalam memperkuat sumber daya manusia yang mengambil peran strategis dalam pengelolaan pelayanan kesehatan.

Melalui rubrik “Jejak Alumni FKM: Dari Kampus Menuju Pengabdian”, FKM Universitas Muhammadiyah Palu terus menghadirkan perjalanan alumni yang membawa ilmu, pengalaman, dan kepemimpinannya untuk memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Instagram Hubungi Kami ↑