Jejak Alumni FKM: Ahmad Yani, Alumni yang Kembali Memimpin Almamater dan Berkarya di Publikasi Ilmiah
Palu — Perjalanan seorang alumni tidak selalu membawa langkah semakin jauh dari kampus. Ada pula perjalanan yang justru membawa seseorang kembali ke almamater, bukan lagi sebagai mahasiswa, tetapi untuk mengabdi, membangun, dan memimpin institusi yang pernah menjadi bagian penting dari proses pendidikannya.
Salah satu perjalanan tersebut ditunjukkan oleh Dr. Ahmad Yani, S.K.M., M.Kes., M.I.Kom., alumni Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu tahun 2013 yang saat ini dipercaya sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu.
Perjalanan akademiknya terus berkembang setelah menyelesaikan pendidikan sarjana. Ia kemudian meraih Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Hasanuddin pada 2016, menyelesaikan pendidikan Doktor bidang Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin pada 2022, serta Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Fajar Makassar pada 2025.
Dalam perjalanan profesionalnya, Ahmad Yani tidak hanya aktif sebagai dosen dan akademisi bidang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Ia juga memiliki pengalaman dalam kepemimpinan perguruan tinggi, pengelolaan program studi, penelitian kesehatan masyarakat, pengembangan jurnal ilmiah, publikasi akademik, serta transformasi digital dan e-health.
Sebelum dipercaya menjadi Dekan, ia mengemban sejumlah tanggung jawab strategis di lingkungan Universitas Muhammadiyah Palu. Sejak 2020 ia menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat. Pada 2022 sampai 2023 ia juga dipercaya memimpin Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu. Di luar kampus, sejak 2024 ia tercatat sebagai Direktur Pengembangan PT Indonesian Scientific Publication di Jakarta.
Kiprahnya juga berkembang kuat dalam pengelolaan publikasi ilmiah. Ahmad Yani tercatat sebagai Editor in Chief Journal of Public Health and Pharmacy serta Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, keduanya tercatat telah terindeks Scopus.
Pada bidang penelitian, rekam jejaknya mencakup berbagai isu kesehatan masyarakat, mulai dari promosi kesehatan, tuberculosis, kesehatan ibu dan anak, perilaku kesehatan, kearifan lokal, pengurangan risiko bencana, e-health, hingga efisiensi keuangan digital pada fasilitas kesehatan. Sejumlah penelitian tersebut memperoleh dukungan melalui skema penelitian kompetitif pemerintah maupun dilaksanakan secara mandiri.
Kontribusinya juga terlihat melalui aktivitas sebagai pembicara dan narasumber pada berbagai kegiatan ilmiah. Materi yang dibawakan mencakup penulisan artikel ilmiah, pengelolaan Open Journal Systems, akreditasi jurnal, Scopus, metode penelitian, integritas akademik, literasi digital, hingga pemanfaatan artificial intelligence dalam pengembangan publikasi ilmiah. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia.
Di tingkat organisasi profesi, Ahmad Yani dipercaya sebagai Ketua Umum PERSAKMI Provinsi Sulawesi Tengah periode 2022 sampai 2027. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Sekretaris Umum IAKMI Provinsi Sulawesi Tengah dan Ketua Umum Relawan Jurnal Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan di FKM Universitas Muhammadiyah Palu dapat menjadi titik awal untuk berkembang dalam berbagai ruang pengabdian, mulai dari akademik, penelitian, kepemimpinan perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga publikasi ilmiah.
Kini, sebagai alumni yang kembali memimpin almamaternya, perjalanan Ahmad Yani membawa makna tersendiri. Kampus yang dahulu menjadi tempat belajar kini menjadi ruang untuk melanjutkan pengabdian, membangun generasi berikutnya, dan memperkuat kontribusi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu bagi masyarakat.
Melalui rubrik “Jejak Alumni FKM: Dari Kampus Menuju Pengabdian”, FKM Universitas Muhammadiyah Palu terus menghadirkan perjalanan alumninya yang tumbuh, berkarya, memimpin, dan memberikan kontribusi di berbagai bidang.