FKM Unismuh Palu Dukung Penguatan Kepemimpinan Mahasiswa melalui Kegiatan BTOPH ISMKMI Sulawesi Tengah
PALU, 12 Oktober 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Palu menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas, integritas, dan kepemimpinan mahasiswa melalui penyelenggaraan kegiatan Basic Training of Public Health (BTOPH) yang dilaksanakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Sulawesi Tengah, Sabtu (10/10/2026), bertempat di Aula FKM Universitas Muhammadiyah Palu.
Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Dekan FKM Universitas Muhammadiyah Palu tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan organisasi kemahasiswaan, khususnya dalam mempersiapkan generasi kesehatan masyarakat yang memiliki wawasan keilmuan, kemampuan berpikir kritis, integritas, serta jiwa kepemimpinan.
Mengusung tema “Membangun Generasi Kesehatan Masyarakat yang Berwawasan, Kritis, dan Berintegritas melalui Penguatan Keilmuan, Kesadaran Berorganisasi, serta Pengembangan Kemampuan Kepemimpinan dalam Menjawab Tantangan Kesehatan,” kegiatan BTOPH diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan berorganisasi, dan kemampuan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan pembangunan kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Yani, SKM., M.Kes. M.I.Kom. selaku Dekan FKM Universitas Muhammadiyah Palu menekankan pentingnya membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan kemampuan kepemimpinan. Penguatan kapasitas tersebut dinilai penting agar mahasiswa mampu menghadapi dinamika persoalan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
“Mahasiswa kesehatan masyarakat harus mampu menjadi generasi yang berwawasan luas, berpikir kritis, dan menjunjung tinggi integritas. Melalui kegiatan BTOPH ini, saya berharap mahasiswa dapat memperkuat keilmuan, meningkatkan kesadaran berorganisasi, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan agar kelak mampu menjadi agen perubahan dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat,” demikian rancangan pesan Dekan yang disesuaikan dengan tema kegiatan.
Lebih lanjut, organisasi kemahasiswaan dipandang sebagai wadah strategis dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi mahasiswa. Keterlibatan aktif dalam organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, membangun kerja sama, menumbuhkan tanggung jawab, serta melatih pengambilan keputusan yang menjadi bekal penting dalam menjalankan peran sebagai calon profesional kesehatan masyarakat.
Dukungan FKM Universitas Muhammadiyah Palu terhadap pelaksanaan BTOPH juga mencerminkan komitmen fakultas dalam menghadirkan lingkungan akademik yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di ruang kuliah, tetapi turut mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan nonakademik yang produktif dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan pentingnya membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan keterampilan kepemimpinan.
Sementara itu, pelaksanaan BTOPH oleh ISMKMI Sulawesi Tengah menjadi salah satu bentuk kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh ruang untuk memperluas wawasan, meningkatkan kesadaran berorganisasi, serta membangun jejaring dan kolaborasi antarmahasiswa kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula FKM Unismuh Palu tersebut diikuti oleh mahasiswa yang hadir dalam rangkaian pembelajaran dan penguatan kapasitas. Suasana kegiatan mencerminkan semangat akademik dan kebersamaan, dengan penyampaian materi yang berorientasi pada pengembangan wawasan serta pembentukan karakter mahasiswa kesehatan masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan kesehatan, mulai dari perubahan pola penyakit, ketimpangan akses pelayanan kesehatan, hingga perkembangan teknologi dan informasi kesehatan, mahasiswa kesehatan masyarakat dituntut memiliki kemampuan adaptasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan yang kuat. Oleh karena itu, kegiatan seperti BTOPH memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap upaya promotif, preventif, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui dukungan terhadap kegiatan BTOPH ISMKMI Sulawesi Tengah, FKM Universitas Muhammadiyah Palu berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat nilai-nilai integritas, serta mengambil peran aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran FKM Universitas Muhammadiyah Palu sebagai institusi pendidikan yang mendukung lahirnya generasi kesehatan masyarakat yang kompeten, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan kesehatan. Sinergi antara fakultas dan organisasi kemahasiswaan diharapkan terus terjalin dalam mendukung penguatan kualitas mahasiswa serta mempersiapkan calon pemimpin kesehatan masyarakat yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Tengah.